 |
 |
 |
|
Wednesday, August 06, 2008
Tepat sebulan kita bersama, dalam ruang rumah tangga dengan berbagai sisi mulai kita jelajahi..
Apapun yang telah, sedang dan akan berlangsung di luar sana
Aku akan tetap utuh, penuh.. di sisimu selalu :)
Seperti janji kita 06 07 08 Lalu..
Ndy, Untuk Gaza.. 6 Agustus 08
Posted at 08:09 pm by ndy_girly
Permalink
Friday, May 23, 2008
Inikah laut yang Ia janjikan?
Mulai menyelam,
Mulai mempesona keindahan.
Kusiapkan kekuatan
Kalaukalau badai menyerang.
Inikah laut yang Ia janjikan??
-ndy230508-
Posted at 01:02 pm by ndy_girly
Permalink
Thursday, May 15, 2008
Kali ini aku benarbenar ingin curhat..
Aku masih di permukaan lautmu Itupun karena mereka mendorong sampanku, Agar berada disitu.
Yang tampak bagiku, Hanya riak yang hampir tenang beradu semu. Sementara mereka yg berdiri di pantaimu Menaruh harap agar aku tak ragu Menyelam menikmati terumbu-terumbumu.
Posted at 11:29 am by ndy_girly
Permalink
Monday, May 05, 2008
Malam Milikmu Malam tenggelam menyelam Menyimak setiap babak Kepunyaan hidup Sibuk sungguh Hampir tak ada lagi jeda Untuk selain sibuk Semoga malam milikmu tak sama begitu -ndy April08-
Maghribku Bersama Sajadah Mentari sudah menepi ke arah maghrib Hati pun mulai senja oleh prahara yang enggan raib Kutinggalkan geliat sisa sinar yang merangkak ke garis malam Saat tubuh angkuh lesu terbelenggu tarian kekhilafan Tiba aku di alir air yang membasuh segala nafsu Menitik pula kesejukan, leburkan debu kalbu membatu
Kugelar sajadah, kupapar fatihah, kupijar doa Biarkan syaraf dan nadiku denyutkan asmaNya Turutkan nafas dan birahiku sebutkan ayatNya
Sebelum maghrib berlalu menjadi malam Dosa kian telanjang berjalan mencari ampunan Di balik kerudung panjang dan sajadah membentang Kucium sajadah, kutersungkur di sajadah, bersama harapan. -ndy180408-
PINTUMU Kuketuk pintumu lewat bias dan bisu "adakah bisa kutemui kau?" Pintumu hanya diam, beku menjawab: tak tahu
Aku masih di luar, dalam liarnya tunggu Dan berteriak lewat kalbu syahdu Melambaikan ragu Adakah dinding dingin di balik pintu Memisah dan tak tertempuh? Beranda, jangan sampai renta Karena pintu tak jua terbuka Dan kau yang kudamba datang berkemeja Mengulum senyum dari pojok jendela -ndy180408-
Posted at 06:43 pm by ndy_girly
Permalink
Sajak Pernikahan : Azhar, seorang sahabat Samudera hidup terbentang panjang Dua insan satu biduk mulai mengayuh di pantai kukuh Riak ombak terlalui oleh cinta Karena badai pun takkan melepas peluk nan erat
Selamat menempuh hidup baru Selamat menabuh gendering bertalu Gerbang menuju derap irama yang sumbang dan merdu
-ndy 140408-
Posted at 06:36 pm by ndy_girly
Permalink
# Tak Lucu, Aku yang memegang kendali Namun kau yang
memutar haluan Pun tak lucu, Aku turut saja Hingga ke
tepian
# Ruhmu masih berkubang Di lumpur
terdalam di hatiku Entah di
hatinya bagaimana
Ruhmu masih
bergelantungan Di setiap
jejala dalam ruang cintaku Entah,
cintanya bagaimana
Ruhmu masih
tetap menemani Setiap
penghujung malamku Mengucap
“selamat tidur” Lalu mengecup
keningku Sebelum mataku
terpejam Entah,
malam-malamnya bagaimana
Ruhmu, hingga
kini dan nanti Masih hidup
sebagai suluh semangat Untuk sebuah
perjuangan hidup Entah, baginya
bagaimana
-ndy200208-
Posted at 06:26 pm by ndy_girly
Permalink
Tuesday, January 15, 2008
Terlalu panjang kisah ini untuk kuceritakan Ketika kau dan aku tak saling bertatapan Dan tak sempat tuk saling bertuturan
Masa itu adalah buta Aku tak melihat di mana jalan tuk menemuimu Hanya ada gelap di sana Bersama deras hujan yang sesekali Menghadirkan kilat, lalu petir Sungguh getir..
Kau tentu tak tahu Bagaimana diriku saat itu Saat seramnya kegelapan Dan gigilku dalam kedinginan
Ah.. Terlalu panjang tuk kuceritakan.
Chapter: Tulisan ini saya tujukan untuk dia yang selalu menjadi sosok posesif. Ah, kubenci kau!!! Juga untuk teman-teman blogger yang senantiasa bertanya: "Kenapa blognya tidak diupdate?" Ada yang menyebutnya: Ndy terlalu lama bertapa, ada yang bertanya via telepon atau sms, aada juga yang berkomentar lewat shoutbox, bahkan ada pula yang bertanya langsung saat kami bertemu. "Hmm.. terlalu panjang tuk kuceritakan.."
Posted at 05:57 pm by ndy_girly
Permalink
Wednesday, July 25, 2007
hey, kau..!!! di gigilku, selalu kau janji-janji selimutmu. di gerahku, kerap kau iming-imingi sejukmu.
hey, kau..!!! di tangisku, sering kau di tawaku, pasti kau sanjung puji geligiku.
hey, kau..!!! di mana deringanmu ketika ponselku tak bernada bersuara?
hey, kau..!!! rembulan pun bosan menemaniku bintang juga malas memandangiku sementara kau tak memberiku pertanda tentang kapan datangmu
hey, kau..!!! tahulah bahwa aku wanita yang paling berharap untuk kau temui, walau di mimpiku saja. tak apa.
[dariku yang memanggilmu dengan sebutan kau]
Posted at 01:48 pm by ndy_girly
Permalink
Monday, June 25, 2007
~Selingkuhanku Bernama Senja~
Senja yang beberapa Maghrib kuselingkuhi Selalu tak mampu begitu lama memelukku
Ia memikat terlalu lekat, Namun siluetnya berubah pekat Ditenggelamkan kelammalam Dalam sekejap
Walau senja tak pernah berjanji Untuk kembali Naluri rindu menunggu selalu Di antara pukul lima-enam
Senja yang datang Tak pernah sampai satu pukul
Selalu membuatku nikmat Dalam cumbu selingkuh
Ah, Senja tak pernah segan Tinggalkan sisa belaian Lewat angin buritannya
Kemudian, Sendiriku dimulai lagi Di pukul tujuh
Sudah bosan dengan malam Yang terlalu diam Sudah gerah dengan siang Yang terlalu garang
Dalam sendiri, Tetap menanti Senja kembali Selingkuh lagi
-ndypada-
Posted at 07:33 pm by ndy_girly
Permalink
Wednesday, May 09, 2007
Rasa #1 Kalut.. Riuh dan senyap tak
lagi peka di telinga. Gelap dan terang tak
mampu di tangkap mata. Murka dan cinta adalah
garis yang tak berjarak. Sungguh kalut.
Rasa #2 … airmata
Rasa #3 Mata yang berkaca-kaca
akhirnya pecah menjadi
serpihan-serpihan tangis. Muaranya adalah
kesedihan.
Rasa #4 Duka kali ini
karena cemburumu. Cemburu pada
waktu dan jarak. Pada sibuk yang
membuai kita. Cemburumu hampir
tak pernah lagi. Kurasakan sebagai
tiupan cinta. Tapi kini, kerinduanku untuk cemburumu adalah Duka.
Posted at 12:18 pm by ndy_girly
Permalink
|
|
 |
|
 |
|